
Menjalankan sistem manajemen yang sesuai dengan standar internasional bukan hanya sekedar mengikuti prosedur, tetapi juga memastikan seluruh proses terdokumentasi dengan baik. Dalam konteks ini, dokumen wajib ISO menjadi elemen krusial yang tidak bisa diabaikan oleh organisasi manapun yang ingin mendapatkan sertifikasi ISO. Dokumen-dokumen ini bukan sekedar formalitas administratif, melainkan representasi tertulis dari kebijakan, prosedur, instruksi kerja, dan catatan yang menunjukkan bahwa sistem manajemen telah dirancang, diterapkan, dan dipelihara sesuai dengan persyaratan standar.
Dokumen wajib ISO adalah dokumen-dokumen yang disyaratkan oleh standar ISO tertentu, terutama dalam standar sistem manajemen seperti ISO 9001 (manajemen mutu), ISO 14001 (manajemen lingkungan), ISO 45001 (keselamatan dan kesehatan kerja), dan lainnya. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti bahwa organisasi telah memenuhi persyaratan standar, serta sebagai acuan dalam implementasi dan evaluasi sistem manajemen. Dokumen wajib ISO berbeda Jumlah dan jenis dokumen wajib tergantung standar ISO yang digunakan.
Tanpa dokumen yang tepat dan terstruktur, proses audit tidak dapat memverifikasi kesesuaian sistem, dan hal ini bisa menghambat proses sertifikasi. Oleh karena itu, memahami apa saja dokumen yang diwajibkan serta fungsinya dalam sistem manajemen menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kepatuhan terhadap ISO secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dokumen wajib dalam ISO tergantung pada jenis standar ISO yang digunakan, tetapi jika kita merujuk pada ISO 45001, berikut adalah dokumen wajib yang harus dimiliki oleh organisasi:
Memahami apa itu dokumen wajib dalam ISO membantu perusahaan memastikan kepatuhan sekaligus meningkatkan efektivitas penerapan standar manajemen. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut atau membutuhkan pendampingan dalam proses sertifikasi sistem manajemen ISO, kunjungi website PT. Konsultan Katiga Indonesia yang siap memberikan solusi terbaik bagi kebutuhan bisnis Anda.